Harga dan Uang di Dunia
Bahasa Indonesia

Harga dan Uang: Posisi Indonesia di Antara Negara Dunia

Memantau statistik dunia tentang Harga dan Uang

Data 214 negara dan wilayah

Inflasi harga konsumen2.18%
peringkat 62 dari 193 (2024)
Inflasi deflator PDB0.89%
peringkat 27 dari 213 (2024)
Indeks harga konsumen172.74indeks
peringkat 119 dari 192 (2024)
Tabungan bruto (% PDB)34.65%
peringkat 24 dari 178 (2024)
PDB per kapita (nominal)5,362US$
peringkat 151 dari 227 (2026)

Harga dan Uang dalam Angka Dunia

Slideshow ini menampilkan lima indikator tentang harga dan uang, satu bingkai untuk tiap indikator. Setiap bingkai memuat grafik batang peringkat, nilai serta peringkat Indonesia, dan garis tren dari tahun-tahun sebelumnya. Semua angka berasal dari World Bank WDI dan IMF.

Consumer price inflation62Inflasi harga konsumen Indonesia 2,1815% pada 2024
GDP deflator inflation27Inflasi deflator PDB Indonesia 0,8917% pada 2024
Consumer price index119Indeks harga konsumen Indonesia 172,7414 dengan basis 2010 = 100
Gross savings (% of GDP)24Tabungan bruto Indonesia 34,65% dari PDB pada 2024
GDP per capita (nominal)151PDB per kapita nominal Indonesia 5.361,7 dolar AS untuk 2026

Baca tiap bingkai secara terpisah: perhatikan nilai Indonesia, letaknya pada grafik batang, lalu arah garis trennya. Satuan dan jumlah negara berbeda antarbingkai (178 sampai 227 negara, ada yang persen, indeks, dan dolar AS), jadi peringkat dan nilai dari bingkai berbeda tidak boleh dibandingkan langsung.

Poin Utama

Pada tema harga dan uang, Indonesia berada di posisi tengah untuk inflasi, cukup tinggi untuk tabungan, dan rendah untuk pendapatan per kepala. Angka yang paling menonjol adalah inflasi harga konsumen 2,1815% pada 2024, yang menempatkan Indonesia pada peringkat 62 dari 193 negara — perlu dicatat bahwa peringkat untuk indikator inflasi disusun dari nilai terkecil ke terbesar, sehingga peringkat 62 berarti ada 61 negara dengan kenaikan harga yang lebih kecil, bukan berarti "62 terbaik". Di sisi lain, tabungan bruto Indonesia mencapai 34,65% dari PDB (peringkat 24 dari 178, diurutkan dari nilai terbesar), jauh di atas nilai dunia 26,1879%. Sementara itu PDB per kapita nominal tercatat 5.361,7 dolar AS untuk 2026 (peringkat 151 dari 227) — sebuah kombinasi inflasi yang terkendali dan tabungan tinggi, tetapi tingkat pendapatan dalam dolar yang masih berada di bagian bawah daftar dunia.

*Sumber: World Bank, World Development Indicators (FP.CPI.TOTL.ZG, NY.GNS.ICTR.ZS); International Monetary Fund, GDP per capita, current prices (NGDPDPC).*

Nilai Terbaru Indikator Utama

Indikator pertama pada tema ini adalah inflasi harga konsumen. Nilai Indonesia untuk 2024 adalah 2,1815%, peringkat 62 dari 193 negara yang tercakup. Data ini tidak menyertakan nilai dunia, sehingga tidak ada rata-rata global yang bisa dibandingkan secara langsung; yang bisa dikatakan adalah bahwa Indonesia berada di sisi yang lebih rendah dari titik tengah daftar (sekitar peringkat 97). Sebagai pelengkap, indikator yang memang memiliki nilai dunia adalah inflasi deflator PDB: Indonesia tercatat 0,8917% (peringkat 27 dari 213) terhadap nilai dunia 3,9118%, yaitu sekitar 3,0 poin persentase di bawahnya.

*Sumber: World Bank, World Development Indicators (FP.CPI.TOTL.ZG, NY.GDP.DEFL.KD.ZG).*

Deretan Teratas dan Terbawah

Pada inflasi harga konsumen, ujung dengan nilai terkecil diisi Irak -12,297%, Afganistan -6,6012%, Kepulauan Cayman -0,6253%, Sri Lanka -0,4294%, Brunei -0,3887%, Tiongkok 0,2181%, dan Armenia 0,2695%. Kelompok ini bercampur: ada negara pengekspor energi, wilayah kepulauan kecil, dan negara yang mencatat angka negatif dalam kondisi ekonomi yang terganggu. Di ujung sebaliknya berdiri Venezuela 254,9485%, Argentina 219,8839%, Sudan 138,8085%, Zimbabwe 104,7052%, Sudan Selatan 91,4408%, dan Turki 58,5065% — umumnya negara yang mengalami tekanan nilai tukar dan inflasi tinggi berkepanjangan. Indonesia dengan 2,1815% berada lebih dekat ke sisi bernilai kecil, meskipun tidak berada di kelompok teratas. Untuk indeks harga konsumen (2010 = 100), daftar dipimpin Nauru 100,1752, Tuvalu 100,5006, Kepulauan Cayman 102,9419, dan Swiss 105,5091, sedangkan Indonesia berada di 172,7414 (peringkat 119 dari 192), jauh dari ujung terbawah yang diisi Sudan Selatan 41.280,7397 dan Sudan 38.796,5573.

*Sumber: World Bank, World Development Indicators (FP.CPI.TOTL.ZG, FP.CPI.TOTL).*

Perubahan dalam Sepuluh Tahun Terakhir

Inflasi harga konsumen Indonesia turun dari 6,4125% pada 2013 dan 6,3631% pada 2015 ke 3,5258% pada 2016, lalu ke titik terendah 1,5601% pada 2021, sebelum naik lagi ke 4,2095% pada 2022 dan kembali melandai ke 3,6694% pada 2023 dan 2,1815% pada 2024. Indeks harga konsumen bergerak dari 116,9098 pada 2013 ke 172,7414 pada 2024, yaitu penambahan sekitar 55,8 poin dalam sebelas tahun. Deflator PDB memperlihatkan ayunan yang lebih tajam: -0,4017% pada 2020, melonjak ke 9,569% pada 2022, lalu turun ke 1,5301% pada 2023 dan 0,8917% pada 2024. Tabungan bruto naik dari 31,1218% pada 2013 ke puncak 37,0041% pada 2022, kemudian ke 34,65% pada 2024. PDB per kapita nominal bergerak dari 3.373,489 dolar AS pada 2015 ke 4.958,391 dolar AS pada 2024, dengan proyeksi 5.082,438 dolar AS untuk 2025 dan 5.361,7 dolar AS untuk 2026. Data ini tidak menjelaskan sebab dari setiap perubahan, jadi penafsirannya sebaiknya tidak ditarik terlalu jauh.

*Sumber: World Bank, World Development Indicators (FP.CPI.TOTL.ZG, FP.CPI.TOTL, NY.GDP.DEFL.KD.ZG, NY.GNS.ICTR.ZS); International Monetary Fund (NGDPDPC).*

Perbandingan dengan Negara Terdekat

Di kawasan sekitar, Brunei mencatat inflasi harga konsumen -0,3887% (peringkat 6) dan indeks harga 106,4446 (peringkat 5), sedangkan Tiongkok 0,2181% (peringkat 9) — keduanya lebih rendah dari Indonesia 2,1815%. Dibandingkan negara besar lain, angka Indonesia berada di bawah Britania Raya 3,2716%, Amerika Serikat 2,9495%, Jepang 2,7385%, Korea Selatan 2,3217%, dan Jerman 2,2565%, serta sedikit di atas Prancis 1,999%. Perbedaan terbesar justru muncul pada indeks harga konsumen: Indonesia 172,7414 berada di atas Britania Raya 147,4108, Amerika Serikat 143,8573, Jerman 134,8686, Tiongkok 132,5176, Korea Selatan 132,1956, Prancis 126,5067, dan Jepang 114,4138 — selisih sekitar 25 hingga 58 poin. Untuk tabungan bruto, Indonesia 34,65% berada di bawah Tiongkok 42,8328%, Singapura 40,1044%, dan Kamboja 40,5312%, hampir setara Korea Selatan 35,0305%, dan di atas Jepang 31,0681%, Jerman 27,1419%, Prancis 21,4347%, Amerika Serikat 17,8109%, serta Britania Raya 17,0025%. Untuk PDB per kapita, 5.361,7 dolar AS setara sekitar 36% dari Tiongkok 14.873,569 dolar AS, sekitar 5,7% dari Amerika Serikat 94.429,753 dolar AS, dan sekitar 5% dari Singapura 107.758,033 dolar AS; Timor Leste tercatat di ujung lain untuk tabungan bruto dengan -21,1282%.

*Sumber: World Bank, World Development Indicators (FP.CPI.TOTL.ZG, FP.CPI.TOTL, NY.GNS.ICTR.ZS); International Monetary Fund (NGDPDPC).*

Cara Membaca Angka Ini

Indeks harga konsumen di sini memakai basis 2010 = 100 dalam mata uang masing-masing negara, jadi angka ini mengukur seberapa jauh harga naik sejak 2010 di negara itu sendiri — bukan menunjukkan negara mana yang harganya lebih mahal atau lebih murah, dan bukan perbandingan tingkat harga berdasarkan paritas daya beli. Untuk tiga indikator harga, peringkat 1 diberikan pada nilai terkecil, dan beberapa di antaranya negatif (Irak -12,297%, Liechtenstein -9,9007%), sehingga peringkat tinggi tidak berarti kondisi ekonomi yang lebih baik. Tabungan bruto adalah tabungan seluruh perekonomian — rumah tangga, perusahaan, dan pemerintah — terhadap PDB, bukan tabungan rumah tangga saja. PDB per kapita di sini bersifat nominal dalam dolar AS sehingga dipengaruhi nilai tukar, dan tahun terbarunya adalah 2026 yang mencakup proyeksi IMF, berbeda dengan empat indikator lain yang tahun terbarunya 2024. Jumlah negara yang tercakup juga berbeda-beda, antara 178 dan 227, sehingga peringkat antarindikator tidak dapat disandingkan begitu saja. Sumbernya adalah World Bank WDI dan IMF dengan pembaruan tahunan, dan nilainya dapat direvisi.

*Sumber: World Bank, World Development Indicators (FP.CPI.TOTL.ZG, FP.CPI.TOTL, NY.GDP.DEFL.KD.ZG, NY.GNS.ICTR.ZS); International Monetary Fund (NGDPDPC).*

Inflasi harga konsumen dalam peta dan grafik

Peta dunia Inflasi harga konsumen
Peta dunia: Inflasi harga konsumen (2024). Makin gelap warnanya, makin tinggi nilainya. Garis oranye adalah Indonesia. Sumber World Bank (WDI)
PeringkatNegara / wilayah%
1Irak-12.3
2Afganistan-6.6
3Kepulauan Cayman-0.63
4Sri Lanka-0.43
5Kosta Rika-0.41
60Libya2.13
61Samoa2.17
62Indonesia2.18
63Sint Maarten2.19
64Azerbaijan2.21
191Sudan138.81
192Argentina219.88
193Venezuela254.95

Lihat peringkat lengkap 193 negara dan wilayah →

Ujung nilai terkecil diisi Irak -12,297%, Afganistan -6,6012%, dan Tiongkok 0,2181%; ujung sebaliknya Venezuela 254,9485%, Argentina 219,8839%, dan Sudan 138,8085%. Indonesia berada di paruh dengan nilai lebih kecil, bukan di kelompok teratas.

Inflasi harga konsumen: teratas, terbawah, dan Indonesia1Irak-12.32Afganistan-6.63Kepulauan Cayman-0.634Sri Lanka-0.435Kosta Rika-0.4160Libya2.1361Samoa2.1762Indonesia2.1863Sint Maarten2.1964Azerbaijan2.21191Sudan138.81192Argentina219.88193Venezuela254.95%
5 teratas, tetangga Indonesia, dan 3 terbawah (2024). Angka di kiri batang adalah peringkat. Sumber World Bank (WDI)
Perkembangan Inflasi harga konsumen8.96.54.11.6-0.82013201520172019202120232024IndonesiaASTiongkok%
Indonesia dibanding negara besar dan dunia. Sumber World Bank (WDI)

Grafik batang memperlihatkan jarak yang sangat lebar antara kedua ujung daftar, sementara sebagian besar negara berkerumun di kisaran satu digit. Garis tren Indonesia turun dari 6,4125% pada 2013 ke 1,5601% pada 2021, naik ke 4,2095% pada 2022, lalu kembali ke 2,1815% pada 2024.

Bandingkan negara

Inflasi deflator PDB

Peta dunia Inflasi deflator PDB
Peta dunia: Inflasi deflator PDB (2024). Makin gelap warnanya, makin tinggi nilainya. Garis oranye adalah Indonesia. Sumber World Bank (WDI)

Nilai terkecil dipegang Liechtenstein -9,9007%, Brunei -2,8427%, dan Qatar -1,4718%, sedangkan nilai terbesar ada pada Zimbabwe 1.097,2467%, Sudan 243,9073%, dan Argentina 207,6052%. Indonesia duduk di bagian atas daftar bersama negara bernilai rendah.

Inflasi deflator PDB: teratas, terbawah, dan Indonesia1Liechtenstein-9.92Brunei-2.843Qatar-1.474Azerbaijan-1.415Timor Leste-1.3225Malaysia0.7926Kepulauan Turks dan Caicos0.8327Indonesia0.8928Thailand0.9329Saint Lucia0.96211Argentina207.61212Sudan243.91213Zimbabwe1,097.25%
5 teratas, tetangga Indonesia, dan 3 terbawah (2024). Angka di kiri batang adalah peringkat. Sumber World Bank (WDI)
Perkembangan Inflasi deflator PDB10.87.64.41.2-1.92013201520172019202120232024IndonesiaASTiongkokDunia%
Indonesia dibanding negara besar dan dunia. Sumber World Bank (WDI)

Karena satu negara mencapai empat digit, batang negara lain tampak sangat pendek jika dibaca dengan skala yang sama. Garis tren Indonesia bergerak tajam: -0,4017% pada 2020, 9,569% pada 2022, lalu 0,8917% pada 2024.

Indeks harga konsumen

Peta dunia Indeks harga konsumen
Peta dunia: Indeks harga konsumen (2024). Makin gelap warnanya, makin tinggi nilainya. Garis oranye adalah Indonesia. Sumber World Bank (WDI)
PeringkatNegara / wilayahindeks
1Nauru100.18
2Tuvalu100.5
3Kepulauan Cayman102.94
4Swiss105.51
5Brunei106.44
117Mauritius170.33
118Estonia171.7
119Indonesia172.74
120Islandia172.76
121Republik Dominika174.88
190Zimbabwe11,077
191Sudan38,797
192Sudan Selatan41,281

Lihat peringkat lengkap 192 negara dan wilayah →

Nilai terendah dipegang Nauru 100,1752, Tuvalu 100,5006, dan Kepulauan Cayman 102,9419; nilai tertinggi ada pada Sudan Selatan 41.280,7397 dan Sudan 38.796,5573. Indonesia 172,7414 berada di paruh dengan kenaikan lebih besar.

Indeks harga konsumen: teratas, terbawah, dan Indonesia1Nauru100.182Tuvalu100.53Kepulauan Cayman102.944Swiss105.515Brunei106.44117Mauritius170.33118Estonia171.7119Indonesia172.74120Islandia172.76121Republik Dominika174.88190Zimbabwe11,077191Sudan38,797192Sudan Selatan41,281indeks
5 teratas, tetangga Indonesia, dan 3 terbawah (2024). Angka di kiri batang adalah peringkat. Sumber World Bank (WDI)
Perkembangan Indeks harga konsumen180.7160.2139.8119.498.92013201520172019202120232024IndonesiaASTiongkokindeks
Indonesia dibanding negara besar dan dunia. Sumber World Bank (WDI)

Sebaran nilai sangat timpang, sehingga sebagian besar negara berhimpit di kisaran ratusan sementara beberapa negara berada di angka puluhan ribu. Garis tren Indonesia naik terus dari 116,9098 pada 2013 ke 172,7414 pada 2024.

Tabungan bruto (% PDB)

Peta dunia Tabungan bruto (% PDB)
Peta dunia: Tabungan bruto (% PDB) (2024). Makin gelap warnanya, makin tinggi nilainya. Garis oranye adalah Indonesia. Sumber World Bank (WDI)
PeringkatNegara / wilayah%
1Qatar57.42
2Suriname50.34
3Kuwait48.8
4Brunei47.65
5Makau44.97
22Korea Selatan35.03
23Irlandia34.86
24Indonesia34.65
25Mauritania34.42
26Zambia34.42
176Palau-12.7
177Lebanon-12.7
178Timor Leste-21.13

Lihat peringkat lengkap 178 negara dan wilayah →

Peringkat teratas diisi Qatar 57,421%, Suriname 50,3399%, dan Kuwait 48,8041%, sedangkan yang terendah Timor Leste -21,1282% dan Lebanon -12,7002%. Indonesia berada di kelompok atas, di bawah Tiongkok 42,8328% dan Singapura 40,1044%.

Tabungan bruto (% PDB): teratas, terbawah, dan Indonesia1Qatar57.422Suriname50.343Kuwait48.84Brunei47.655Makau44.9722Korea Selatan35.0323Irlandia34.8624Indonesia34.6525Mauritania34.4226Zambia34.42176Palau-12.7177Lebanon-12.7178Timor Leste-21.13%
5 teratas, tetangga Indonesia, dan 3 terbawah (2024). Angka di kiri batang adalah peringkat. Sumber World Bank (WDI)
Perkembangan Tabungan bruto (% PDB)50.841.632.523.314.12013201520172019202120232024IndonesiaASTiongkokDunia%
Indonesia dibanding negara besar dan dunia. Sumber World Bank (WDI)

Batang di sini lebih merata dibanding indikator harga, dengan rentang dari sekitar -21% sampai 57%. Garis tren Indonesia naik dari 31,1218% pada 2013 ke puncak 37,0041% pada 2022, lalu 34,65% pada 2024.

PDB per kapita (nominal)

Peta dunia PDB per kapita (nominal)
Peta dunia: PDB per kapita (nominal) (2026). Makin gelap warnanya, makin tinggi nilainya. Garis oranye adalah Indonesia. Sumber IMF
PeringkatNegara / wilayahUS$
1Liechtenstein226,809
2Luksemburg158,733
3Irlandia140,186
4Swiss126,177
5Islandia110,048
149Namibia5,573
150Mikronesia5,514
151Indonesia5,362
152Vietnam5,115
153Maroko5,107
225Sudan Selatan487.98
226Afganistan448.46
227Yaman383.75

Lihat peringkat lengkap 227 negara dan wilayah →

Puncak daftar diisi Liechtenstein 226.809,136 dolar AS, Luksemburg 158.733,346 dolar AS, dan Irlandia 140.185,681 dolar AS; dasar daftar Yaman 383,749 dolar AS dan Afganistan 448,457 dolar AS. Indonesia berada di paruh bawah.

PDB per kapita (nominal): teratas, terbawah, dan Indonesia1Liechtenstein226,8092Luksemburg158,7333Irlandia140,1864Swiss126,1775Islandia110,048149Namibia5,572.98150Mikronesia5,513.82151Indonesia5,361.7152Vietnam5,115.24153Maroko5,107.3225Sudan Selatan487.98226Afganistan448.46227Yaman383.75US$
5 teratas, tetangga Indonesia, dan 3 terbawah (2026). Angka di kiri batang adalah peringkat. Sumber IMF
Perkembangan PDB per kapita (nominal)105,35777,12948,90220,674-7,553.32015201720192021202320252026IndonesiaASTiongkokUS$
Indonesia dibanding negara besar dan dunia. Sumber IMF

Jarak antarnegara sangat lebar: nilai Indonesia sekitar 36% dari Tiongkok 14.873,569 dolar AS dan sekitar 5,7% dari Amerika Serikat 94.429,753 dolar AS. Garis tren naik dari 3.373,489 dolar AS pada 2015 ke 4.958,391 dolar AS pada 2024.